Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?

25 BUMN Besar Raih Laba dan 10 BUMN Besar Merugi

Written By thewinners on Wednesday, November 10, 2010 | 1:04 PM

Hingga kuartal III/2010, 25 perusahaan BUMN besar meraih laba bersih sekitar Rp 64,199 triliun, atau 80,36% dari perolehan laba bersih tahun 2009 (Rp 79.886 triliun). Sedangkan dari sisi pendapatan usaha pada periode yang sama mencapai Rp 725.030 triliun atau sekitar 82,31% dibanding pendapatan usaha yang diperoleh tahun lalu (Rp 880.823 triliun). Menurut Mustafa Abubakar Menteri BUMN, pencapaian ini sebagai indikasi ada pertumbuhan usaha dan pencapaian kinerja 25 BUMN besar di Indonesia.

Meskipun harus diakui PT Garuda Indonesia hingga September 2010 masih mencatat kerugian sebesar Rp 39,51 miliar, padahal tahun lalu Garuda berhasil membukukan laba bersih Rp 1.018 triliun. Menurut Sahala Lumban Gaol, Staf Ahli Menteri BUMN Bidang Kebijakan Pulik, kerugian Garuda karena terlalu agresif dalam mengembangkan rute, terutama rute ke luar negeri (Brisbane, Taipei dan Amsterdam) yang harus bersaing dengan perusahaan penerbangan internasional. “Saya optimis Garuda hingga akhir tahun 2010 akan membukukan keuntungan sekitar Rp 170 miliar, mengingat pada kuartal IV/2010 diperkirakan kinerja GI bakal lebih baik,” kata Sahala.

Beberapa BUMN yang mencatatkan laba bersih tertinggi hingga kuartal III/2010, antara lain, PT Pertamina (Rp 11,417 triliun), PT Telekomunikasi Indonesia (Rp 8,933 triliun, PT PLN (Rp7,430 triliun), PT Bank Rakyat Indonesia Rp 6,657), PT Bank Mandiri (Rp6,386 triliun), PT Bank BNI (Rp2,954 triliun), PT Semen Gresik (Rp 1,627 triliun), PT Pupuk Sriwijaya (Rp 1,458 triliun), dan PT Asuransi Kesehatan (Rp 1,417 triliun).


Dari 25 perusahaan yang meraih pendapatan tertinggi, sebanyak 9 di antaranya sudah mencatat laba lebih dari 100% dibanding pencapaian tahun 2009. Sembilan perusahaan tersebut yaitu PT Krakatau Steel 213,76 %, PT Taspen 162,68 %, PT Aneka Tambang 157,29 %, PT Perkebunan Nusantara III 133,83 %. Disusul PT Angkasa Pura II 133,26 %, PT Perkebunan Nusantara IV 124,25 %, PT Bank Tabungan Negara 121,77 %, PT Bank Negara Indonesia 118,93 %, Perum Bulog 102,93 %.


Di samping itu, menurut Mustafa, ada 10 BUMN rugi terbesar hingga antara lain PT Kertas Kraft Aceh (KKA), PT PAL Indonesia, PT Dirgantara Indonesia, PT Industri Sandang Nusantara (INSAN), PT Asuransi Kredit Indonesia, PT Pelni, PT Balai Pustaka (BP), PT Kertas Leces dan PT Perkebunan Nusantara XIV. Sedangkan Perum Bulog, yang tahun lalu merugi Rp 684,885 miliar, hingga kuartal III/2010 telah membukukan keuntungan Rp 704,930 miliar. Kerugian Bulog 2009 karena pelaksanaan PSO. Dari 10 BUMN rugi tebesar, 4 BUMN yaitu KKA, PAL, INSAN dan BP sedang dalam penanganan/due dilligence restrukturisasi oleh PPA. “Target kami, 2012 dari 10 BUMN ini tidak ada yang rugi,” tegas Mustafa.

dikutip dari majalah SWA

0 comments:

Post a Comment